Make it simple, as simple as life should be :)

Posts tagged ‘islam’

Belajar KEBEBASAN MEMILIH yuk :)

Bacalah untuk menambah wawasan anda”

Hari ini mau ngasih sedikit materi yg berkaitan nambah ilmu kita selama bulan Ramadhan :).

Mungkin ga terlalu penting, tapi toh bahkan nabi Muhammad SAW aja menyuruh kita untuk menuntut ilmu. Jadi sebaiknya dibaca. :).

Akidah adalah hal terpenting didalam agama. Jika akidah yang diikuti benar maka benar pula amal perbuatannya dan tentunya akan mengarah ke cita-citanya. Akidahtidak ada yang rusak kecuali ia melumpuhkan gerak manusia secara total dan menjadikannya duduk berpangku tangan dan pasrah terhadap masa depan kelam yang menantinya. Contohnya adalah akidah jabariah, yaitu seseorang menyakini bahwa Allah memaksakan semua amal perbuatan yang dilakukaknya dan akan menghisabnya atas semua amal perbuatantersebut, padahal ia dalam kondisi dipaksa.

Dalil-dalil bahwa manusia mempunyai hak memilih terdapat dua yaitu dalil naql dan dalil akal.

(more…)

Belajar Syariat yuk :)

“BACALAH SELAGI KAMU MASIH BISA MEMBACA”

Sekarang masuk kembali ke bagian ygย  agamis dikit ye. Mumpung lagi bulan puasa. :D. menambaha ilmu kan dapet pahala. Ini tulisan gw pas dapet tugas AAI, mungkin akan berguna bagi lu lu semua yg ingin menambah pahala. materinya gw rangkum juga kok dari beberapa buku. So kita mulai saja. ๐Ÿ™‚

Syariat

Berdasarkan buku yang saya baca yaitu 7 pilar kehidupan karya Dr. M. Ratib an-Nabulsi, Syariat Islam adalah hukum dan aturan Islam yang mengatur seluruh sendi kehidupan umat manusia, baik Muslim mahupun bukan Muslim. Selain berisi hukum dan aturan, Syariat Islam juga berisi penyelesaian masalah seluruh kehidupan ini. Maka oleh sebahagian penganut Islam, Syariat Islam merupakan panduan menyeluruh dan sempurna seluruh permasalahan hidup manusia dan kehidupan dunia ini.

Terkait dengan susunan tertib Syari’at, Al Quran Surat Al Ahzab ayat 36 mengajarkan bahwa sekiranya Allah dan RasulNya sudah memutuskan suatu perkara, maka umat Islam tidak diperkenankan mengambil ketentuan lain. Oleh sebab itu secara implisit dapat dipahami bahwa jika terdapat suatu perkara yang Allah dan RasulNya belum menetapkan ketentuannya maka umat Islam dapat menentukan sendiri ketetapannya itu. Pemahaman makna ini didukung oleh ayat dalam Surat Al Maidah QS 5:101 yang menyatakan bahwa hal-hal yang tidak dijelaskan ketentuannya sudah dimaafkan Allah.

Dengan demikian perkara yang dihadapi umat Islam dalam menjalani hidup beribadahnya kepada Allah itu dapat disederhanakan dalam dua kategori, yaitu apa yang disebut sebagai perkara yang termasuk dalam kategori Asas Syara’ dan perkara yang masuk dalam kategori Furu’ Syara’.

  • Asas Syara’ Yaitu perkara yang sudah ada dan jelas ketentuannya dalam Al Quran atau Al Hadits. Kedudukannya sebagai Pokok Syari’at Islam dimana Al Quran itu Asas Pertama Syara’ dan Al Hadits itu Asas Kedua Syara’. Sifatnya, pada dasarnya mengikat umat Islam seluruh dunia dimanapun berada, sejak kerasulan Nabi Muhammad saw hingga akhir zaman, kecuali dalam keadaan darurat.

Keadaan darurat dalam istilah agama Islam diartikan sebagai suatu keadaan yang memungkinkan umat Islam tidak mentaati syari’at Islam, ialah keadaan yang terpaksa atau dalam keadaan yang membahayakan diri secara lahir dan batin, dan keadaan tersebut tidak diduga sebelumnya atau tidak diinginkan sebelumnya, demikian pula dalam memanfaatkan keadaan tersebut tidak berlebihan. Jika keadaan darurat itu berakhir maka segera kembali kepada ketentuan syari’at yang berlaku.

  • Furu’ Syara’ Yaitu perkara yang tidak ada atau tidak jelas ketentuannya dalam Al Quran dan Al Hadist. Kedudukannya sebaga Cabang Syari’at Islam. Sifatnya pada dasarnya tidak mengikat seluruh umat Islam di dunia kecuali diterima Ulil Amri setempat menerima sebagai peraturan / perundangan yang berlaku dalam wilayah kekuasaanya.

Perkara atau masalah yang masuk dalam furu’ syara’ ini juga disebut sebagai perkara ijtihadiyah.

Sumber Hukum Islam

Al-Qur’an

Al-Qur’an sebagai kitab suci umat Islam adalah firman Allah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW untuk disampaikan kepada seluruh umat manusia hingga akhir zaman (Saba’ QS 34:28). Sebagai sumber Ajaran Islam juga disebut sumber pertama atau Asas Pertama Syara’. Al-Quran merupakan kitab suci terakhir yang turun dari serangkaian kitab suci lainnya yang pernah diturunkan ke dunia

Dalam upaya memahami isi Al Quran dari waktu ke waktu telah berkembang tafsiran tentang isi-isi Al-Qur’an namun tidak ada yang saling bertentangan.

Al Hadist

Hadits secara harfiah berarti perkataan atau percakapan. Dalam terminologi Islam istilah hadits berarti melaporkan/ mencatat sebuah pernyataan dan tingkah laku dari Nabi Muhammad.

Menurut istilah ulama ahli hadits,hadits yaitu apa yang diriwayatkan dari Nabi Muhammad, baik berupa perkataan, perbuatan, ketetapannya (Arab: taqrรฎr), sifat jasmani atau sifat akhlak, perjalanan setelah diangkat sebagai Nabi (Arab: bi’tsah) dan terkadang juga sebelumnya. Sehingga, arti hadits di sini semakna dengan sunnah.

Kata hadits yang mengalami perluasan makna sehingga disinonimkan dengan sunnah, maka pada saat ini bisa berarti segala perkataan (sabda), perbuatan, ketetapan maupun persetujuan dari Nabi Muhammad SAW yang dijadikan ketetapan ataupun hukum.[1] Kata hadits itu sendiri adalah bukan kata infinitif,[2] maka kata tersebut adalah kata benda.[3]

Ijtihad

Ijtihad adalah sebuah usaha untuk menetapkan hukum Islam berdasarkan Al-Qur’an dan Hadis. Ijtihad dilakukan setelah Nabi Muhammad telah wafat sehingga tidak bisa langsung menanyakan pada beliau tentang suatu hukum namun hal-hal ibadah tidak bisa diijtihadkan. Beberapa macam ijtihad antara lain Ijma’, kesepakatan para ulama. Qiyas, diumpamakan dengan suatu hal yang mirip dan sudah jelas hukumnya. Maslahah Mursalah, untuk kemaslahatan umat. ‘Urf, kebiasaan.

Nah sekian deh kalo gitu ttg syariat ini. Ntar dilanjutin ya pembahasan #EdisiRamadhan.hehe.

Semoga hal ini berguna buat lu semua dan menambah ilmu lu. Terima kasih. ๐Ÿ™‚

Aldrian Pradana ๐Ÿ™‚

NB: kalo lu ngerasa artikel ini berguna, monggo dishare. ๐Ÿ™‚

Buka puasa dengan blewah? Menyegarkan..

Kali ini gw akan membahas tentang menu berbuka puasa yg pas dan menyehatkan, ES BLEWAH. Kenapa gw bikin hal ini? karena kemaren gw baru menyadari bahwa ngebuat es blewah itu susah(atau mungkin saking gw ga bisa apa2 ya). Hal yg tersulit ada bagian ngerok blewah tersebut kawan. Itu cape. :D. Tapi memang no pain no gain. Hasil yg didapat sangat mampu memuaskan akan dahaga itu.

Bulan puasa kali ini sangat bertepatan dengan musim kemarau yg menyebabkan siang sangat panas. Jadi memang sekali lagi minuman ini sangat cocok.hha

Jika secara ke-ilmu-annya, Blewah (Cucumis melo), Buah ini mempunyai banyak kandungan yang menyehatkan antara lain energi, karbohidrat, vitamin C, dan vitamin A. Bahkan vitamin A-nya lebih banyak daripada semangka. Selain itu, blewah banyak mengandung monosakarida atau glukosa jenis fruktosa. Tidak berbeda dengan mentimun suri, kandungan yang paling dominan adalah air sehingga cocok digunakan untuk mengganti cairan tubuh. Istilahnya bisa dipakai sebagai isotonik alami. Kandungan seratnya yang tinggi mampu membantu metabolisme tubuh. Buah ini juga kaya akan vitamin dan mineral yang mampu untuk membantu meredakan panas dalam. Kandungan vitamin A,C dan E-nya bermanfaat untuk menjaga kesehatan kulit dari radikal bebas. Manfaat lain dari blewah yang menyehatkan adalah membantu mengendalikan hipertensi, hiperkolesterol, diabetes mellitus dan meningkatkan fungsi ginjal serta limpa. Ini gw dapet dari web kalo ttg sumbernya.

Dan gw baru ngerti kenapa kemaren pas ngerok tuh buah, banyak banget airnya. Yg jelas bukan dari iler gw :D.

Sekarang kita masuk ke bagian resep deh, kasian yg udah pada ngiler.hha

Bahan:
250 gram buah blewah matang, belah dua, kerok halus bagian dagingnya
1 buah kelapa muda, kerok kasar bagian dagingnya
800 ml air matang
6 sirup merah (campolay)
es batu

Cara membuat:

  1. Siapkan gelas. Masukkan blewah dan kelapa muda. Tambahkan air matang serta sirup. Beri es batu.
  2. Hidangkan segera

Kenapa ada tambahan yg lain2? Hidup itu ada variasinya kawan.(alasan). Bukan karna itu, tapi emang menjadi suatu kebiasaan blewah dicampur dengan yg lainnya. Tentang campurannya itu, bisa lu ramu se-enak mungkin.hhe.

Tentunya tulisan ini tidak dibuat dengan bermaksud pamer, mau ngebuat batal ataupun apapun yg jelek2. Yg pasti ini untuk hal yg berguna aja. :).

mungkin banyak yg ga suka blewah, tapi menurut saya ini patut dicoba. Terima kasih ๐Ÿ™‚

Aldrian Pradana ๐Ÿ™‚

Nb: Jika menurut anda ini bermanfaat, monggo dishare.hhe. kalo menurut anda ngeselin, monggo dikomplain tapi dicoba dulu es blewahnya ๐Ÿ˜€

Oh iya resep diatas diambil dari sini resepbunda makasih ya ๐Ÿ™‚

Janganlah berpaling dari shalat subuh kawan..

BACALAH SEJENAK UNTUK ILMUMU HARI INI”

Sekarang coba ngasih kuliah ttg agama sedikit ah.hhe. :P. Sebenernya ini tuh materi kultum gw selagi AAI(buat yg ga tau, itu Asistensi agama islam). Maksudnya gw yg bakal ceramah waktu itu, tapi ternyata waktu dan kesempatan tidak kunjung datang ke ane.hhe.ย  Jadi gw udah bikin ngetik sendiri, tapi bahan emang gw cari dari berbagai sumber di internet dan gw rangkum. Kalo ada yg merasa itu tulisannya atau sebagian mirip, mohon maaf ya. Toh saya menyebarkan untuk kepentingan umat. :). Kalo gw yg sok ngasih pendapat, ntar dibilang ajaran sesat.hhe. Toh tulisan ini bakal bermanfaat buat kalian yang kadang suka ketiduran atau gmana. Soalnya ini tentang keutamaan sholat subuh. Lebih bagus lagi kalo jamaah.hhe. Daripada kebanyakan bacot, mending dimulai saja ya. Oh ya, mentor AAI ane bang Ahmad Helmy , bisa ente liat sendiri di FB. Dimulai ya, semoga bermanfaat ๐Ÿ™‚

Perintah Melaksanakan Shalat Subuh

Beberapa ayat dan hadits yang berkaitan dengan perintah melaksanakan shalat subuh:

1. Al Israa ayat 78 Dirikanlah shalat dari sesudah matahari tergelincir sampai gelap malam dan (dirikanlah pula shalat) subuh. Sesungguhnya shalat subuh itu disaksikan (oleh malaikat). (QS. Al Israa : 78)

2. Hadits Riwayat Bukhari dan Muslim Dan dari Abu Hurairah r.a. berkata : Rasulullah saw bersabda : Tidak ada shalat yang lebih berat bagi orang munafik daripada shalat shubuh dan isya, dan andaikan mereka mengetahui pahalanya tentu mereka akan medatanginya meskipun dengan merangkak-rangkak.(HR. Bukhari, Muslim)

3. Hadits Riwayat Muslim dan Tarmidzi Rasulullah SAW bersabda: “Barangsiapa yang shalat Isya dengan berjamaah maka seakan-akan ia mengerjakan shalat setengah malam, dan barangsiapa yang mengerjakan shalat shubuh berjama’ah maka seolah-olah ia mengerjakan shalat semalam penuh. (HR. Muslim dan Turmudzi dari Utsman RA).

4. Hadits Riwayat Bukhari “Barang siapa yang solat dua waktu yang dingin, maka akan masuk syurga.” (Hadis riwayat Bukhari). 5. Hadits Riwayat Bukhari dan Muslim Rasulullah SAW bersabda yang bermaksud: “Kami sedang duduk bersama Rasulullah SAW, ketika melihat bulan purnama. Baginda berkata, “Sungguh kamu akan melihat Rabb (Allah), sebagaimana kamu melihat bulan yang tidak terhalang dalam memandangnya. Apabila kamu mampu, janganlah kamu menyerah dalam melakukan solat sebelum terbit matahari dan solat sebelum terbenam matahari. Maka lakukanlah.” (Hadis riwayat Bukhari dan Muslim)

Keutamaan Shalat Subuh

Sholat subuh merupakan ibadah yang bagi sebagian orang terasa berat untuk dilakukan di awal waktu. Mereka terbuai oleh nikmatnya tidur. Sadar atau tidak sadar rutinitas kehidupan manusia menjadi siklus kantuk, tidur, bangun, dan beraktivitas.

Sebuah sunnatullah yang telah dilekatkan pada penciptaan manusia. ”Dan Kami jadikan tidurmu untuk istirahat. ” (QS An-Naba’ [78]: 9).

Adzan untuk panggilan sholat Subuh agak berbeda. Ada tambahan ucapan ashsholatu khoirumminan naum sebanyak dua kali yang artinya sholat lebih baik daripada tidur. Ini menandakan betapa istimewanya shalat pada waktu ini. Seorang Muslim bila dibiarkan begitu saja (tertidur), akan memilih untuk merehatkan dirinya sampai terjaga hingga terbit matahari dan meninggalkan solat Subuh, atau mengerjakan sholat Subuh tidak pada waktunya yang benar.

Salah satu keutamaan shubuh adalah Rasulullah SAW mendoakan umatnya yang bergegas dalam melaksanakan solat Subuh, sebagaimana sebutkan dalam hadist: “Ya Allah, berkatilah umatku selama mereka suka bangun subuh (yaitu mengerjakannya).” (Hadis riwayat Tarmidzi, Abu Daud, Ahmad dan Ibnu Majah).

Bahkan, Allah Azza WaJalla berfirman: “Dan bersabarlah kamu bersama-sama dengan orang-orang yang menyeru Tuhannya di pagi dan senja hari dengan mengharap keredaan-Nya, dan janganlah kedua matamu berpaling daripada mereka kerana mengharapkan perhiasan duniawi, dan janganlah kamu mengikuti orang yang hatinya sudah Kami lalaikan daripada mengingati Kami, serta menuruti hawa nafsunya dan adalah keadaannya itu melampaui batas.” (Surah al-Kahfi, ayat 28)

Keutamaan solat Shubuh diberikan ganjaran pahala melebihi keindahan dunia dan seisinya, sebagaimana disebutkan dalam hadis riwayat Imam at-Termizi: “Dari Aisyah telah bersabda Rasulullah SAW, dua rakaat solat Fajar pahalanya lebih indah daripada dunia dan seisinya.”

Begitulah keistimewaan solat Subuh. Apakah yang menghalang kita untuk menyingkap selimut dan mengakhiri tidur untuk melakukan solat Subuh?

Shalat Subuh Bagi Kesehatan Manusia

Sejak lama banyak orang yang mempertanyakan kenapa kita diharuskan bangun pada pagi buta untuk melaksakan shalat subuh. Selain untuk melaksanakan kewajiban sebagai hamba yang beriman, adakah manfaat lain yang bisa diambil oleh manusia. Ketika Allah menurunkan sebuah perintah akan sesuatu, kadang kita memang tidak mengerti manfaat dibalik itu semua, hingga kita mencarinya sendiri. Sebab ilmu pengetahuan manusia tidak dapat mencapai hakikat penciptaan Allah seluruhnya.

Hal ini pun dibarengi oleh penelitian dari banyak ilmuwan mengenai kesehatan, meski tidak secara langsung meneliti tentang shalat subuh tetapi sebagian besar penelitian mengenai kesehatan manusia tersebut akan bisa diambil kesimpulan akhir terhadap orang yang melakukan aktivitas shalat pada umumnya, mulai dari wudhu, bacaan, hingga gerakan. Berbagai jawaban dari semua disiplin ilmu tentunya akan banyak dijumpai dan membedah serta memberikan jawaban akan manfaat shalat subuh itu. Dikemukakan data bahwa shalat subuh bermanfaat karena dapat mengurangi kecenderungan terjadinya gangguan kardiovaskular. Pada studi MILIS, studi GISSI 2 dan studi-studi lain di luar negeri, yang dipercaya sebagai suatu penelitian yang shahih maka dikatakan puncak terjadinya serangan jantung sebagian besar dimulai pada jam 6 pagi sampai jam 12 siang. (Hikmah Sholat Subuh Bagi Kesehatan Jantung, gealgeol.com)

Keilmuan modern telah mengukuhkan tentang keberadaan gas O3 (ozon), yang mengandung prosentase oksigen yang tinggi dan dapat mencapai puncak reaksinya pada waktu shalat Subuh, lalu berkurang secara bertahap hingga terbit matahari.

Sebenarnya, fakta ini tidak membutuhkan suatu penemuan ataupun pengokohan, karena Anda sendiri bisa mudah mengamati kebersihan dan kesegaran udara pada waktu shalat Subuh dibandingkan dengan waktu siang hari.

Udara pada waktu Subuh masih bersih dan belum tercemari kebersihan dan kesegarannya dengan apapun. Udara ini dapat menyegarkan hati, menguatkan paru-paru, memperbarui sel-sel yang mati, menyuplai tubuh dengan oksigen, mengeluarkan karbon dioksida, membersihkan darah dari kotoran-kotoran, memperbaiki kinerja organ-organ tubuh, merenggangkan urat-urat syaraf, menyembuhkan berbagai penyakit syaraf, rheumatik, dan asma.


TIPS MENJAGA SHALAT SUBUH :

  1. Ikhlaskan niat karena Allah, dan berikanlah hak-hak-Nya
  2. Bertekad dan introspeksilah diri Anda setiap hari
  3. Bertaubat dari dosa-dosa dan berniatlah untuk tidak mengulangi kembali
  4. Perbanyaklah membaca doa agar Allah memberi kesempatan untuk shalat Subuh
  5. Carilah kawan yang baik (shalih)
  6. Latihlah untuk tidur dengan cara yang diajarkan Rasulullah saw (tidur awal; berwudhu sebelum tidur; miring ke kanan; berdoa)
  7. Mengurangi makan sebelum tidur serta jauhilah teh dan kopi pada malam hari
  8. Ingat keutamaan dan hikmah Subuh; tulis dan gantunglah di atas dinding
  9. Bantulah dengan 3 buah bel pengingat(jam weker; telpon; bel pintu)
  10. Ajaklah orang lain untuk shalat Subuh dan mulailah dari keluarga

So Mudah-mudahan mulai saat ini kita tidak lagi memandang sholat sebagai perintahNya akan tetapi memandangnya sebagai kebutuhan kita. Sehingga tidak merasa berat dan terpaksa dalam menjalankan ibadah dan selalu shalat subuh didahului dengan shalat sunnah dan kalau dapat jalan ke mesjid. ย  Sekian. #EdisiRamadhan ๐Ÿ˜€

Aldrian Pradana ๐Ÿ™‚

Tag Cloud

%d bloggers like this: